Ditemukan Tak Bernyawa di Kandang Sapi, Polsek Fatuleu Evakuasi Jenazah Warga Desa Poto
KUPANG, TBN – Seorang pria bernama Yospat Dadi (49), warga Dusun Nauen, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, ditemukan meninggal dunia di dalam kandang sapi di lokasi Rumah Lima, Nauen, Minggu (1/11/2026) sore.
Penemuan jenazah tersebut bermula dari pencarian yang dilakukan pihak keluarga setelah korban tidak kembali ke rumah sejak Jumat (30/10/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Jumat sekitar pukul 08.00 WITA, korban keluar dari rumah menuju kandang sapi miliknya di lokasi Rumah Lima. Namun, hingga Sabtu malam, korban belum juga kembali ke rumah sehingga menimbulkan kekhawatiran keluarga.
Istri korban, Selfiana Mesakh, kemudian meminta anaknya, Rife Dadi (27), untuk mencari keberadaan korban keesokan harinya.
Pada Minggu (1/11/2026) pagi, setelah pulang dari gereja, istri korban bersama anaknya mulai melakukan pencarian ke rumah sejumlah keluarga dekat. Karena tidak menemukan korban, pencarian kemudian dilanjutkan ke lokasi kandang sapi tempat korban biasa memelihara ternak. Sejumlah anggota keluarga turut membantu pencarian tersebut.
Sekitar pukul 15.00 WITA, salah seorang saksi, Ferdi Manafe (34), menemukan korban dalam posisi tertidur di dalam kandang sapi. Namun, setelah didekati, korban ternyata sudah tidak bernyawa. Kondisi tubuh korban saat ditemukan telah menghitam, membengkak, kaku, dan dipenuhi belatung.
Saksi kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga yang turut melakukan pencarian.
Mendapat laporan melalui telepon dari Kepala Desa Poto, Melky Petan, Bhabinkamtibmas Desa Poto, Aipda Stefenson Radjah, segera meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan itu, personel piket Polsek Fatuleu bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) sembari berkoordinasi dengan petugas medis UPTD Puskesmas Poto, Kecamatan Fatuleu Barat.
Sekitar pukul 23.30 WITA, personel Polsek Fatuleu bersama tim medis tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan serta olah TKP. Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis UPTD Puskesmas Poto, dipimpin dr. Nesti I. Sitompul bersama perawat Madelfina Fainekan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat kelelahan bekerja yang disertai henti jantung mendadak. Meski demikian, penyebab tersebut merupakan dugaan berdasarkan hasil pemeriksaan medis di lokasi.
Pihak keluarga yang telah mengetahui kondisi korban kemudian menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Istri dan anak-anak korban juga membuat surat pernyataan penolakan dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Selanjutnya, pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 02.30 WITA, personel Polsek Fatuleu bersama keluarga mengevakuasi jenazah korban menuju rumah duka di RT 13/RW 06, Dusun Nauen, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, dan menyerahkannya kepada pihak keluarga yang telah menunggu.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan diri saat melakukan aktivitas pekerjaan, serta segera menginformasikan kepada keluarga apabila menemukan anggota keluarga yang tidak kembali dalam waktu yang tidak biasa.




