Rem Blong Akibat 'Cross Joint' Patah, Dump Truck di Amfoang Selatan Tabrak Tembok dan Masuk Jurang, Dua Anak Meninggal Dunia
Tribratanewskupang.com — Kecelakaan lalu lintas tunggal yang tragis terjadi di Jalan Raya jurusan Lelogama menuju Takari, tepatnya di Desa Ohaem I, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Rabu (20/5/2026) siang
Satu unit mobil Dump Truck dengan nomor
polisi DH XX mengalami rem blong hingga menabrak tembok penahan jalan dan terjun ke jurang. Akibat peristiwa memilukan ini, dua orang penumpang yang masih anak-anak dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolres Kupang melalui Kasat Lantas Polres Kupang, IPTU Sam Ihim, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat Dump Truck yang dikemudikan oleh NYB (32) bergerak dari arah Lelogama menuju Takari. Truk tersebut memuat 6 (enam) orang penumpang.
Di kursi depan samping pengemudi, duduk seorang anak berinisial DB (3). Sementara itu, lima penumpang lainnya, yakni YB (13), RB (8), AN (11), PN (21), dan KB (11), berada di bak belakang truk.
Saat tiba di lokasi kejadian (TKP) yang kondisinya menurun dan menikung ke kanan, truk tiba-tiba kehilangan kendali.
"Berdasarkan pemeriksaan awal, kendaraan mengalami patah pada komponen Cross Joint as tengah. Hal ini mengakibatkan sistem pengereman mobil tidak berfungsi atau rem blong," ujar IPTU Sam Ihim.

Dalam situasi panik, pengemudi (NYB) berusaha menyelamatkan kendaraan dengan mengarahkannya ke tembok penahan jalan di sebelah kanan. Namun nahas, saat truk bergerak mendekati tembok, anak YB (13) terjatuh dari bak belakang dan terjepit di antara bodi mobil dan tembok penahan jalan. Korban YB mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat
Tidak berhenti di situ, truk terus melaju tak terkendali menyeberang jalan dan meluncur ke arah jurang di sebelah kiri. Melihat bahaya tersebut, empat penumpang di bak belakang (RB, AN, PN, dan KB) langsung mengambil tindakan penyelamatan diri dengan melompat dari atas truk.
Sementara itu, balita DB (3) dan sopir masih terjebak di dalam kabin saat truk terjun ke jurang. Benturan keras menyebabkan dada bocah DB terjepit di antara tempat duduk dan dasbor mobil. DB mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia.
Akibat kecelakaan ini, armada truk mengalami kerusakan berat. Sementara sang sopir, NYB, hanya mengalami luka lecet dan benturan di bagian kepala (luka ringan).

Menerima laporan kejadian tersebut, tim gabungan Polsek Amfoang Selatan dan Satuan Lalu Lintas Polres Kupang yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kupang, IPTU Sam Ihim, bersama Kanit Gakkum, IPDA Wilton Manafe, serta Unit Laka Lantas langsung bergerak cepat menuju TKP.
Petugas langsung melakukan olah TKP, mengevakuasi para korban, serta mengamankan barang bukti. Polisi juga memberikan imbauan dan menenangkan pihak keluarga serta masyarakat sekitar agar tidak terprovokasi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan seluruh proses hukum ini sepenuhnya kepada aparat Kepolisian, dalam hal ini Sat Lantas Polres Kupang. Kasus ini sedang kami tangani dan akan kami proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas Kasat Lantas.
Saat ini, pengemudi dump truck (NYB) telah diamankan di Mapolres Kupang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.(R)




