Polsek Amarasi Bersama Tim SAR Kota Kupang Lanjutkan Pencarian Hari Kedua Warga Desa Merbaun yang Hilang
Kupang, TBN – Aparat kepolisian dari Polsek Amarasi bersama Tim SAR Kota Kupang dan masyarakat kembali melakukan pencarian terhadap seorang warga Desa Merbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang yang dilaporkan hilang sejak beberapa hari lalu. Pencarian pada hari kedua ini berlangsung pada Kamis (5/3/2026) sejak pagi hingga sore hari.
Kegiatan pencarian dipimpin langsung oleh Kapolsek Amarasi, Iptu Basilio Pereira, bersama anggota Polsek Amarasi serta Tim SAR Kota Kupang. Pencarian difokuskan terhadap warga bernama Yohanes Bureni, yang diketahui keluar dari rumahnya di Desa Merbaun sejak Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 09.00 WITA dan hingga kini belum kembali.

Tim pencarian tiba sekitar pukul 08.10 WITA di rumah Adriana Neparasi alias Susi Ana yang berada di RT 008 RW 004 Dusun II Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat. Di lokasi tersebut, Kapolsek Amarasi bersama tim melakukan koordinasi dengan keluarga dan masyarakat terkait strategi pencarian lanjutan.
Turut terlibat dalam kegiatan pencarian tersebut antara lain Dantim SAR Kota Kupang Pius Kapitan, operator drone SAR Ridho Mulyadi, para Kanit Polsek Amarasi, serta sejumlah Bhabinkamtibmas dari Desa Merbaun, Erbaun, Nekbaun, Niukbaun, Tunbaun, Toobaun, Soba dan Kelurahan Teunbaun. Selain itu, tujuh personel Tim SAR Kota Kupang bersama keluarga korban dan masyarakat setempat juga turut membantu pencarian.
Sekitar pukul 10.20 WITA, rombongan bergerak menuju Kampung Snaesin yang berjarak sekitar lima kilometer dari titik awal menggunakan kendaraan SAR. Setibanya di lokasi pada pukul 10.40 WITA, tim langsung memulai pencarian dengan menyusuri hutan dan aliran Kali Snaesin menuju Kali Oenop di wilayah Desa Merbaun.
Pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi yang dianggap berpotensi menjadi jalur yang dilalui korban, termasuk kawasan hutan di sekitar Kampung Snaesin hingga wilayah hutan Neofmaro di Desa Merbaun.
Namun hingga pukul 14.00 WITA, tim yang telah menyisir kawasan hutan dan aliran kali tersebut belum berhasil menemukan keberadaan Yohanes Bureni. Selanjutnya pada pukul 14.30 WITA, tim kembali ke Kampung Ruanefo untuk beristirahat dan makan siang sebelum melakukan evaluasi.
Evaluasi kegiatan pencarian dilakukan sekitar pukul 16.00 WITA oleh Kapolsek Amarasi bersama anggota Polsek, Tim SAR Kota Kupang, keluarga korban serta masyarakat yang ikut membantu pencarian. Dari hasil evaluasi tersebut disepakati bahwa pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari ketiga, yakni Jumat (6/3/2026).
Seluruh rangkaian kegiatan pencarian hari kedua berakhir pada pukul 16.30 WITA dalam situasi aman dan lancar. Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama tim SAR dan masyarakat masih terus berupaya menemukan keberadaan Yohanes Bureni yang akrab disapa Ba’i Nani.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada aparat setempat guna membantu proses pencarian.




