Waspada! Bermula dari Game Online, Anak Muda Bisa Direkrut Jaringan Teroris

Waspada! Bermula dari Game Online, Anak Muda Bisa Direkrut Jaringan Teroris

KUPANG, tribratanewskupang.com – Perkembangan teknologi digital dan pesatnya penggunaan game online kini menjadi perhatian serius aparat keamanan. Selain menjadi sarana hiburan, game online ternyata juga dapat dimanfaatkan oleh kelompok radikal dan jaringan terorisme untuk melakukan pendekatan hingga perekrutan anggota baru.

Fenomena ini menjadi ancaman nyata, khususnya bagi kalangan remaja dan anak muda yang aktif berinteraksi di dunia maya tanpa pengawasan yang memadai.

Modus perekrutan biasanya dilakukan secara perlahan melalui komunikasi di ruang obrolan game, media sosial, maupun aplikasi percakapan pribadi. Awalnya pelaku hanya membangun hubungan pertemanan, kemudian mulai mempengaruhi korban dengan doktrin-doktrin radikal, ujaran kebencian, hingga ajakan melakukan tindakan melawan hukum.

Pengamat keamanan siber menyebutkan bahwa kelompok radikal memanfaatkan game online karena dianggap efektif menjangkau generasi muda. Interaksi yang intens dan anonim membuat pelaku lebih mudah membangun kedekatan emosional dengan calon korban.

Beberapa kasus di Indonesia bahkan menunjukkan adanya individu yang terpapar paham ekstremisme setelah aktif berkomunikasi dengan kelompok tertentu melalui platform digital dan komunitas game online.

Aparat kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas digital anak-anak, termasuk jenis permainan yang dimainkan, komunitas pergaulan daring, serta pola komunikasi mereka di internet.

Selain pengawasan keluarga, edukasi literasi digital juga dinilai penting agar generasi muda mampu mengenali bentuk propaganda, provokasi, maupun ajakan mencurigakan di dunia maya.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan akun atau kelompok yang menyebarkan paham radikal, ajakan kekerasan, maupun konten yang mengarah pada tindakan terorisme.

Dengan pengawasan bersama dan penggunaan internet secara bijak, diharapkan generasi muda dapat terhindar dari pengaruh negatif serta ancaman perekrutan jaringan terorisme melalui media digital dan game online.#Ss+