Bhabinkamtibmas Desa Pukdale Berbaur dengan Warga, Ajak Hindari Bahaya Miras

Bhabinkamtibmas Desa Pukdale Berbaur dengan Warga, Ajak Hindari Bahaya Miras

 

KUPANG, TBN – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Bhabinkamtibmas Polres Kupang melalui pendekatan humanis dengan berbaur langsung bersama warga. Hal ini dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Pukdale dan Desa Fatuteta, Aipda Alfred Polilau, saat menyambangi warga di RT 19, RW 08, Dusun 04, Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Alfred Polilau tidak hanya hadir untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat, tetapi juga menyampaikan imbauan kamtibmas, khususnya terkait bahaya mengonsumsi minuman keras (miras).

Kepada warga, Bhabinkamtibmas mengingatkan agar masyarakat dapat menghindari kebiasaan mengonsumsi miras secara berlebihan karena dapat memicu berbagai persoalan sosial, termasuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, konflik antarwarga, hingga tindak pidana.

Pendekatan dengan cara berbaur bersama warga dinilai penting untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan masyarakat. Dengan komunikasi langsung, warga juga memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan maupun situasi kamtibmas yang terjadi di lingkungan mereka.

Aipda Alfred mengajak masyarakat Desa Pukdale untuk bersama-sama menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman serta kondusif.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menghindari hal-hal yang dapat memicu gangguan kamtibmas, termasuk mengonsumsi minuman keras secara berlebihan,” imbaunya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Bhabinkamtibmas hadir di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan warga dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kupang.

Melalui kegiatan sambang dan dialog langsung seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk bersama-sama mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.