Cegah Vandalisme Pasca Pengumuman Kelulusan, Bhabinkamtibmas Amfoang Barat Laut Pantau dan Beri Edukasi Kamtibmas
KUPANG, tribratanewskupang.com – Dalam upaya mencegah aksi vandalisme, konvoi liar, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat pengumuman kelulusan sekolah, Bhabinkamtibmas Desa Honuk dan Desa Saukibe, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Aipda Johanis Gereths Lerrick menghadiri sekaligus memantau kegiatan pengumuman kelulusan dan syukuran siswa-siswi kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 di UPTD SMPN 3 Satap Amfoang Barat Laut, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di sekolah yang beralamat di RT 05 RW 03 Dusun III Desa Saukibe itu dimulai pukul 11.00 Wita dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, serta penuh sukacita.
Dari total 53 siswa kelas IX yang mengikuti proses kelulusan, sebanyak 52 siswa dinyatakan lulus, terdiri dari 31 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Sementara satu siswa lainnya belum dinyatakan lulus. Dengan demikian, tingkat kelulusan mencapai 98,11 persen.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala UPTD SMPN 3 Satap Amfoang Barat Laut Susan Balabi, S.Pd bersama para guru, perwakilan Camat Amfoang Barat Laut Yonathan Akulas, unsur gereja, komite sekolah, para kepala sekolah di wilayah Amfoang Barat Laut, orang tua siswa, serta para siswa kelas IX.
Dalam kesempatan itu, Aipda Johanis Gereths Lerrick menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada para siswa, orang tua, dan masyarakat yang hadir. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga keamanan lingkungan serta tidak melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum pasca pengumuman kelulusan.
"Kami mengimbau para siswa untuk merayakan kelulusan secara positif dan tidak melakukan tindakan vandalisme, konvoi yang membahayakan, maupun mengonsumsi minuman keras yang dapat memicu gangguan kamtibmas," ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok maupun grup WhatsApp.
Bhabinkamtibmas juga mengajak warga untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui instansi yang berwenang seperti Dinas Kominfo, pemerintah setempat maupun pihak kepolisian sebelum mempercayai atau menyebarkan suatu informasi.
Dalam penyampaiannya, Aipda Johanis turut mengingatkan masyarakat untuk mendukung program swasembada pangan nasional, mewaspadai praktik perekrutan tenaga kerja ilegal yang berpotensi mengarah pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus gigitan anjing dengan segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila menjadi korban gigitan.
Selama kegiatan berlangsung hingga pukul 13.00 Wita, situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat dan lingkungan pendidikan menjadi bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar merayakan keberhasilan pendidikan dengan cara yang positif dan bertanggung jawab.#Ss+




