PUSLITBANG POLRI LAKSANAKAN PENELITIAN DAN SUPERVISI DI POLRES KUPANG POLDA NTT

PUSLITBANG POLRI LAKSANAKAN PENELITIAN DAN SUPERVISI DI POLRES KUPANG POLDA NTT

Tribratanewskupang.com – Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri melaksanakan kegiatan penelitian dan supervisi di Polres Kupang Polda NTT dalam rangka mendukung peningkatan kinerja dan profesionalisme Polri di bidang pengamanan unjuk rasa serta ketahanan pangan nasional.Selasa,(2/6/2026) sore

 

Salah satu fokus penelitian yang dilaksanakan adalah mengenai “Optimalisasi Almatsus Dalmas Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik Dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas”. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan mengoptimalkan penggunaan Alat Material Khusus (Almatsus) Dalmas Polri baik di tingkat pusat maupun kewilayahan.

 

Almatsus Dalmas merupakan peralatan khusus yang dirancang untuk mendukung pengendalian massa secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, persuasif, dan humanis. Peralatan tersebut meliputi helm, tameng, tongkat, body protector, kendaraan taktis seperti Armoured Water Cannon (AWC) dan Armoured Personnel Carrier (APC), security barrier, senjata nonmematikan seperti gas air mata dan megaphone, hingga peralatan pendukung berupa kamera perekam dan APAR portable.

 

Keberadaan Almatsus Dalmas menjadi instrumen penting dalam menjaga keamanan personel sekaligus menjamin penghormatan terhadap hak asasi manusia dan ketertiban masyarakat saat pelaksanaan unjuk rasa. Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi dalam pengoperasiannya, antara lain keterbatasan jumlah peralatan, kondisi peralatan yang rusak atau tidak optimal, ketidaksesuaian dengan kebutuhan lapangan, kurangnya pemeliharaan rutin, minimnya pelatihan personel, belum adaptif terhadap perkembangan karakteristik aksi massa, serta potensi terjadinya pelanggaran HAM apabila penggunaannya tidak sesuai standar.

 

Selain penelitian terkait Almatsus Dalmas, Puslitbang Polri juga melaksanakan penelitian berjudul “Peran Polri Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Guna Mewujudkan Swasembada Pangan”.

 

Program ketahanan pangan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, khususnya dalam memperkuat produksi dan distribusi jagung sebagai salah satu komoditas strategis nasional. Implementasi program tersebut dilakukan melalui pemanfaatan pekarangan bergizi, optimalisasi lahan produktif untuk budidaya jagung, pengawasan distribusi pangan, serta rekrutmen dan penempatan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Pertanian.

 

Melalui program ini, peran Polri tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup fasilitasi, koordinasi lintas sektor, pendampingan petani, serta menjaga stabilitas wilayah produksi dan distribusi pangan guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

 

Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada responden internal Polri terkait Almatsus Dalmas dan kepada masyarakat terkait program ketahanan pangan. Selain itu, tim peneliti juga melaksanakan wawancara mendalam (indepth interview) dengan sejumlah informan yang telah ditentukan.

 

Kegiatan penelitian ini dipimpin oleh Kombes Pol Danang Sarifudin, S.I.K., dengan anggota tim Pembina Tk I Ahmad Munif, S.H., M.Si., dan Penata Tk I Mulyanto, S.E. Penelitian juga didampingi oleh narasumber Prof. Dr. Drs. Suryadi, M.T. dari Universitas Indonesia.

Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan strategis bagi Polri dalam meningkatkan efektivitas penanganan unjuk rasa yang humanis serta memperkuat kontribusi institusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.(R)

#Nttpenuhkasih