Polairud Polda NTT Bantu Warga Reok, Salurkan 7 Ton Air Bersih Siap Minum Pascagempa

Polairud Polda NTT Bantu Warga Reok, Salurkan 7 Ton Air Bersih Siap Minum Pascagempa

REO, TBN – Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Flores kembali diwujudkan. Direktorat Polairud Polda NTT bersama Satpolairud Polres Manggarai menyalurkan 7 ton air bersih siap minum kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 09.45 Wita di Desa Salama, Kecamatan Reok. Petugas menggunakan mobil water treatment untuk mengolah dan menyediakan air yang aman dikonsumsi masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bentuk respons cepat Polri terhadap kebutuhan dasar warga yang masih menghadapi situasi sulit pascagempa. Terlebih, sejumlah tempat pengisian ulang air minum di wilayah terdampak belum kembali beroperasi.

Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol Irwan Deffi Nasution mengatakan penyediaan air bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Karena itu, kami berupaya membawa air siap minum langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang terdampak gempa dan masih berada di lokasi pengungsian,” ujarnya. (detikcom)

Sebanyak 7 ton air bersih tersebut dipusatkan di salah satu titik di Desa Salama dan kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Kehadiran personel Polairud bersama Satpolairud Polres Manggarai mendapat sambutan positif dari warga. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi pascabencana.

Aksi kemanusiaan ini sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir membantu masyarakat menghadapi situasi darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Sebelumnya, dukungan Polairud untuk masyarakat terdampak gempa di wilayah Reo juga dilakukan melalui jalur laut dengan membawa bantuan logistik, termasuk 17,5 ton beras untuk warga terdampak.

Polairud Polda NTT dan jajaran Polres Manggarai pun terus mengambil bagian dalam upaya kemanusiaan, memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa dapat terpenuhi sekaligus memperkuat semangat warga untuk bangkit dari bencana.