Kapolres Kupang Terima Audiensi PMKRI, Bahas Ketahanan Pangan dan Isu Kamtibmas
Kupang, TBN– Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H menerima audiensi Badan Pengurus DPC PMKRI Cabang Kupang St. Fransiskus Xaverius pada Rabu (1/4/2026) pagi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Eco Wisata Tantya Shudhirajati Polres Kupang dan membahas isu ketahanan pangan serta berbagai persoalan strategis di Kabupaten Kupang.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMKRI Cabang Kupang atas inisiatif audiensi yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.
Kapolres menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Polres Kupang berhasil memenuhi target penanaman dan pengolahan lahan pertanian seluas 1.472 hektare. Sementara pada tahun 2026, Polres Kupang kembali mendapat target pengelolaan lahan seluas 600 hektare.
“Untuk mencapai target tersebut, kami terus menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian serta berbagai pihak terkait guna menjaga stabilitas ketersediaan pangan,” ujar Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan lahan kosong di kawasan Mako Polres Kupang telah dilakukan melalui penanaman padi, anakan pisang, serta pengembangan kolam budidaya ikan. Selain itu, terdapat program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang terus dikembangkan di lingkungan Polres Kupang.
Lebih lanjut, Kapolres turut menyoroti maraknya kasus pencurian ternak dan penganiayaan di wilayah Kabupaten Kupang. Menurutnya, kasus tersebut menjadi perhatian serius karena berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat dan stabilitas keamanan.
“Polres Kupang telah mengambil langkah cepat dan tegas melalui penyelidikan dan penegakan hukum terhadap pelaku, serta meningkatkan patroli rutin dan pendekatan kepada masyarakat di wilayah rawan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna mempercepat penanganan kasus dan mencegah kejadian serupa.
Sementara itu, Ketua DPC PMKRI Cabang Kupang, Apolonaris Mau, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kupang atas keterbukaan dalam membangun komunikasi dan sinergitas dengan organisasi kemahasiswaan.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan mengikuti kegiatan Konferensi Studi Nasional (KSN) pada 10 hingga 15 April 2026 di Bogor, Jawa Barat, dengan mengusung tema “Kedaulatan Pangan dan Keadilan Ekologis Menuju Indonesia Maju”. Untuk itu, PMKRI membutuhkan data dan referensi terkait ketahanan pangan yang telah dilakukan oleh Polres Kupang.
Selain itu, PMKRI juga menyampaikan keprihatinan atas maraknya kasus pencurian ternak dan penganiayaan di Kabupaten Kupang yang dinilai meresahkan masyarakat. Mereka berharap Polres Kupang dapat terus meningkatkan penegakan hukum secara tegas dan profesional, serta memperkuat langkah preventif di daerah rawan.
PMKRI juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan kepolisian, khususnya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan mendorong peran aktif generasi muda dalam menjaga keamanan lingkungan.
Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Kupang, di antaranya Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasiwas, Kasi Humas, Kasi Propam, serta KBO Intelkam Polres Kupang.
Kegiatan audiensi berakhir pada pukul 12.06 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman serta penuh suasana dialog yang konstruktif.




