Wartawan Pos Kupang Dorong Transformasi Narasi Humanis di Rakernis Humas Polda NTT 2026
Tribratanewskupang.com — Wartawan Pos Kupang sekaligus pegiat media digital, Dion DB Putra, mendorong jajaran Humas Polda NTT untuk melakukan transformasi narasi komunikasi publik melalui penguatan konten humanis dan inspiratif di era digital.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas Polda NTT Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Sylvia Kupang, Senin (18/5/2026) lalu.
Dalam materi bertajuk “Strategi Humas Polda NTT Dalam Rangka Mewujudkan Literasi Digital Guna Terpeliharanya Polda NTT Penuh Kasih”, Dion menilai perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, generasi milenial, generasi Z, hingga generasi alpha kini lebih tertarik pada konten yang menyentuh sisi emosional dan kemanusiaan dibanding sekadar laporan kegiatan formal institusi.
“Kepolisian hari ini hidup bersama anak-anak digital. Karena itu pola komunikasi juga harus berubah mengikuti karakter masyarakat digital,” ujar Dion.
Ia menjelaskan bahwa Polda NTT sebenarnya telah cukup aktif membangun komunikasi publik melalui portal Tribrata News serta berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube.
Namun demikian, sebagian besar konten yang dipublikasikan masih didominasi model hard news atau berita langsung yang cenderung formal dan kaku.
“Kurang lebih 70 persen konten Tribrata News masih berupa hard news. Model seperti ini penting, tetapi kurang diminati generasi muda saat ini,” jelasnya.
Menurut Dion, kondisi tersebut perlu diimbangi dengan penguatan konten human interest story atau kisah inspiratif yang mampu menggugah empati masyarakat.
Ia menegaskan bahwa masyarakat saat ini lebih mudah tersentuh oleh cerita nyata mengenai ketulusan anggota Polri dalam membantu masyarakat dibanding sekadar penyampaian data dan kegiatan seremonial.
“Human interest story lebih menyentuh karena menghadirkan sisi kemanusiaan anggota Polri,” katanya.
Dalam paparannya, Dion menampilkan sejumlah contoh anggota Polri di NTT yang dinilai berhasil menghadirkan citra humanis institusi melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Salah satunya adalah sosok Aipda Bernadus Mallo, S.Pd., anggota Polres Sumba Barat yang aktif mengajar Bahasa Inggris di SMA Kristen Weekerou, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.
Menurut Dion, sosok seperti Aipda Bernadus menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga mampu menjadi motivator dan penggerak pendidikan.
“Kehadiran beliau membuat siswa semakin termotivasi belajar dan membantu pembentukan karakter anak-anak,” ujarnya mengutip testimoni pihak sekolah.
Selain itu, Dion juga menyoroti konten profil Ipda Heru Sutaban yang diunggah melalui media sosial Humas Polda NTT dan mendapat respons sangat positif dari masyarakat.
Konten tersebut dipenuhi komentar positif dari warganet yang mengapresiasi sosok polisi humanis dan penuh kepedulian terhadap masyarakat.
“Konten seperti ini jauh lebih dekat dengan masyarakat dibanding sekadar berita kegiatan rutin,” jelasnya.
Ia juga menampilkan kisah Aipda Vinsensius Loye dari Unit Polsatwa Polda NTT yang dikenal aktif membantu masyarakat di wilayah Liliba, Kota Kupang, mulai dari membuka akses jalan hingga membantu warga kurang mampu.
Menurut Dion, kisah-kisah inspiratif seperti itu perlu terus dipublikasikan karena mampu memperkuat citra “Polda NTT Penuh Kasih” secara nyata.
“Masyarakat lebih percaya melihat contoh nyata daripada sekadar slogan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Dion mengajak seluruh pengelola media sosial dan Tribrata News Polda NTT untuk mulai membiasakan diri membuat konten yang lebih humanis secara konsisten.
“Anak Kupang bilang harus paksa diri untuk membuat konten humanis. Mulai dari satu konten inspiratif setiap bulan, lalu terus ditingkatkan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara Humas Polri dan media massa menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Menurutnya, semangat “Polda NTT Penuh Kasih” akan semakin terasa apabila narasi yang dibangun mampu menghadirkan sisi ketulusan dan kedekatan anggota Polri dengan masyarakat.
Menutup materinya, Dion menyampaikan pesan inspiratif dari Kahlil Gibran tentang makna kasih dan kemanusiaan dalam kehidupan sosial.
“Bunga-bunga padang adalah anak-anak kasih semesta alam, dan anak-anak manusia adalah bunga-bunga cinta dan kasih sayang,” tutupnya.
#PoldaNttPenuhKasih




